Sabtu, 08 Agustus 2015

Kreatif itu Sederhana

Posted by Unknown On 23.55
                        Kreatif itu Sederhana


         Faktor yang sudah jelas kita lihat dari kasatmata, sampah maupun limbah dari pihak rumah tangga adalah penyebab utama permasalahan lingkungan. Tidak heran jika pihak ini dapat memperburuk atau sebaliknya. Solusi yang paling sederhana dalam hal ini adalah membuat kesadaran seluruh pihak rumah untuk dapat lebih memperhatikan masalah lingkungan hidup ini.        

“Sampah” sudah tidak asing lagi untuk diucapkan bahkan didengar. Yang satu ini lebih sering dihasilkan oleh setiap rumah tangga, bukan hanya bentuk barang tapi juga berupa limbah. Jika tidak mampu memanfaatkan sampah akan sangat berbahaya, dimana jumlah rumah tangga yang tidak sedikit maka akan menghasilkan sampah yang tidak sedikit juga. Oleh karena itu, membawa rumah tangga lebih kreatif adalah solusi utama dalam upaya menangani masalah lingkungan sekarang ini. Mendaur ulang sampah maupun limbah rumah tangga adalah solusi yang paling sederhana untuk mengurangi tingkat kerusakan lingkungan hidup. Mendaur ulang sampah yang tidak berguna menjadi sesuatu yang berguna bahkan bermanfaat.

Jenis sampah yang kerap kali dihasilkan oleh rumah tangga yaitu, sampah organik dan sampah anorganik. Jenis sampah organik atau jenis sampah yang dapat diurai (degradable) yang biasanya dihasilkan dalam rumah tangga yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, kulit telur, kertas atau kardus, kotoran hewan dan manusia, dan lain-lainnya. Sampah anorganik ini sangat disayangkan jika kita membuangnya dengan percuma. Sungai atau laut adalah tempat  yang biasanya digunakan ibu-ibu rumah tangga sebagai penampung sampah-sampah. Sampah ini tidak akan berdampak buruk jika kita mau mendaur ulangnya menjadi sesuatu yang berguna. Sampah organik ini akan menjadi pupuk kompos yang sangat berguna buat tanaman, bahkan bisa menghasilkan uang jika dengan serius dilakukan.

Kulit kupasan bawang (baik bawang merah atau bawang putih) juga berguna untuk menyuburkan tanaman. Caranya, rendam kulit kupasan bawang dalam air secukupnya selama satu malam. Paginya, siramkan air beserta kulit bawang pada tanaman. Sisa ampas teh, ampas teh ternyata untuk menyuburkan tanaman. Caranya, tabur ampas teh pada akar tanaman, benamkan sedikit ke dalam tanah. Jika digunakan teh celup, buka dulu kertas pembungkusnya. Kulit pisang berguna untuk menyuburkan dan menghindari kerontokan daun tanaman. Caranya, ambil kulit pisang, simpan selama beberapa hari sampai warnanya kecoklatan dan agak kering. Lalu tumbuk hingga lembut atau hancurkan, dan taburkan tiap pagi dan sore pada tanaman. Pemanfaatan koran bekas yang termudah dan tercepat adalah dengan menjualnya kiloan. Namun ternyata koran bekas juga berguna untuk memberantas gulma tanaman. Caranya, letakkan koran bekas (dilembarkan) di antara bedeng tanaman, di bagian tanah yang ditumbuhi gulma. Siram atau semprot dengan air sampai koran basah. Dan juga kertas bekas dapat didaur ulang kembali menjadi kertas yang bisa kembali digunakan untuk menulis.

                                    Gambar : Cara Mendaur Ulang Kembali Kertas Bekas

Sampah anorganik berbeda dari organik, ternyata sampah jenis ini sangat kreatif dalam pendaur ulangannya. Sampah anorganik atau sampah yang tidak terurai (undegradable), yaitu sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah pembungkus makanan, plastik mainan, botol dan gelas minuman, kaleng bekas, stik es krim, dan sebagainya. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya. Contoh sampah yang dapat didaur ulang menjadi bahan baru lagi yaitu, kumpulan botol plastik bekas dapat digunakan sebagai hiasan pagar rumah. Bisa juga dibuat menjadi cangkang lampu hias taman dengan berbagai warna. Stik es krim dapat dijadikan hiasan rumah berupa maket bangunan atau sebagainya. Banyak lagi yang dapat kita buat, karena pendauran ulang sampah ini mengajak kita untuk lebih kreatif lagi.

                                        Lampu Hias dari Bola Lampu Bekas

                                      Lampu Hias dari Penutup Kaleng Minuman Bekas

  
                                    Maket Rumah dari Stik Es Krim Bekas 

Bukan hanya sampah saja yang kerap kali bisa untuk digunakan kembali, tapi limbah rumah tangga juga tidak kalah bergunanya jika dimanfaatkan dengan baik. Setiap rumah tangga harus memiliki septitank, karena jika tidak bukan hanya berdampak pada pencemaran air tetapi pencemaran udara pun akan terganggu. Limbah rumah tangga biasanya yang sangat ditakutkan yaitu limbah air detergen. Dengan artikel ini saya menulis, bahwa ada manfaat limbah detergen yaitu, limbah deterjen mempunyai potensi yang baik untuk digunakan sebagai pestisida karena mengandung bahan karsinogenik berupa Linear Alkyl Benzene Sulfonate (LAS) relatif mudah didegradasi secara biologi. Pemanfaatan limbah detergen sebagai pestisida dilakukan dengan cara menambahkan sari rebusan lempuyang dan buah kecubung pada 10 liter limbah deterjen. Pestisida berbahan dasar limbah detergen lebih murah, mudah, dan ramah lingkungan dibandingkan pestisida sintetik.
Categories:

1 komentar :